Senin, 08 Maret 2010

INGIN MENGURANGI “MIGRAIN”?

Apa sih migrain itu?Yah mungkin banyak dari kita yg bertanya tanya tentang hal itu. Migrain adalah nyeri kepala berdenyut yang kerapkali disertai mual, muntah. Penderita biasanya sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan. Sakit kepala ini paling sering hanya mengenai satu sisi kepala saja, kadang-kadang berpindah ke sisi sebelahnya,tetapi dapat mengenai kedua sisi kepala sekaligus.Migrain dibagi dalam dua golongon besar yaitu :
1.Migrain Biasa : Kebanyakan penderita migrain masuk ke dalam jenis ini. Migrain biasa ditandai dengan nyeri kepala berdenyut di salah satu sisi dengan intensitas yang sedang sampai berat dan semakin parah pada saat melakukan aktifitas. Migrain ini juga disertai mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau. Sakit kepala akan sembuh dalam 4 sampai 72 jam, sekalipun tidak diobati.
2.Migrain Klasik : Pada jenis klasik, migrain biasanya didahului oleh suatu gejala yang dinamakan aura (sesuatu yang dialami pada penglihatan saat migrain menyerang), yang terjadi dalam 30 menit sebelum timbul migrain. Migrain klasik merupakan 30% dari semua migrain.

Penyebab pasti migrain masih belum begitu jelas. Diperkirakan, adanya hiperaktiftas impuls listrik otak meningkatkan aliran darah di otak, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah otak serta proses inflamasi. Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan gejala yang lain, misalnya mual. Semakin berat inflamasi yang terjadi, semakin berat pula migrain yang diderita. Telah diketahui bahwa faktor genetik berperan terhadap timbulnya migrain.
Migrain dapat ditimbulkan oleh makanan, stres, dan perubahan aktivitas rutin harian, walaupun tidak jelas bagaimana dan mengapa hal tersebut dapat menyebabkan migrain. Yang biasanya dapat menimbulkan migrain antara lain :
1.Konsumsi makanan tertentu seperti coklat, MSG, dan kopi
2.Tidur berlebihan atau kurang tidur
3.Tidak makan
4.Perubahan cuaca atau tekanan udara
5.Stres atau tekanan emosi
6.Bau yang sangat menyengat atau asap rokok
7.Sinar yang sangat terang atau pantulan sinar matahari.

Tapi itu hanyalah sebagian besar, tak terelakkan juga bahwa ada beberapa yang terdaftar diatas bisa mengurangi migrain. Kita tahu tentang pola makan yang kita makan setiap hari tidaklah beraturan. Nah yang seperti saya alami dari penulis, bahwa mengurangi pola makan bisa mengurangi migrain. Mungkin ini secara logika bahwa tubuh kita diatur oleh otak yang menyusun sebuah jadwal untuk tubuh kita. Jika kita bisa merubah jadwal itu, maka tubuh kita akan lebih terbiasa dengan keadaan yang berubah ubah. Dan otak akan meyesuaikan dengan kondisi tubuh kita. Memang saat kita merubah pola makan kita akan terasa tidak enak, tapi itu hanyalah sesaat, karena itu merupakan efek dari perubahan dari otak dan tubuh kita. Menurut penelitian, seseorang yang beralih ke vegetarian akan terhindar dari penyakit, itupun akan terus berkurang secara berkala. Kita tahu banyak makanan yang semakin tidak higienis di luar. Ada yang memakai banyak campuran kimia yang seharusnya tidak boleh masuk ke tubuh kita.Nah, ini hanya sekedar saran agar lebih berhati hati dalam mengatur pola makan.

Disini ada beberapa obat yg bisa mengurangi gejala migrain, dan obat ini saya ambil dari sebuah situs website. Tapi saya sarankan anda pergi ke dokter sebelum mencoba obat ini. Pada tahap awal anda dapat menggunakan antinyeri yang dapat dibeli bebas tanpa resep, seperti parasetamol, atau obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen, atau natrium naproxen, untuk mengurangi gejala migrain.Dokter biasanya menganjurkan untuk lebih dahulu menggunakan NSAID untuk melihat apakah obat ini mampu mengurangi nyeri sebelum memberikan obat anti migrain golongan lain yang harus dibeli dengan resep, yang mempunyai banyak efek samping.
Jenis-jenis obat migrain antara lain :
A.Anti Migrain – digunakan untuk menghentikan serangan migrain, meliputi
1.Anti-Inflamasi Non Steroid (NSAID), misalnya aspirin, ibuprofen, yang merupakan obat lini pertama untuk mengurangi gejala migrain.
2.Triptan (agonis reseptor serotonin). Obat ini diberikan untuk menghentikan serangan migrain akut secara cepat. Triptan juga digunakan untk mencegah migrain haid.
3.Ergotamin, misalnya Cafegot, obat ini tidak seefektif triptan dalam mengobati migrain.
4.Midrin, merupakan obat yang terdiri dari isometheptana, asetaminofen, dan dikloralfenazon. Kalau di Indonesia dijumpai kombinasi antara asetaminofen (parasetamol) dan profenazon.
B.Pencegah Migrain – digunakan untuk mencegah serangan migrain, meliputi
1.Beta bloker, misalnya propanolol
2.Penghambat Kanal Kalsium, yang mengurangi jumlah penyempitan pembuluh (konstriksi) darah
3.Antidepresan, misalnya amitriptilin, antidepresan trisiklik, yang terbukti efektif untuk mencegah timbulnya migrain.
4.Antikonvulsan

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan di rumah untuk mengurangi frekuensi serangan dan mengurangi gejala, misalnya mengurangi stres dan mengenali pencetus migrain, kemudian menghindarinya.
1.Atasi stres yang anda alami, karena migrain lebih sering terjadi pada masa-masa stres.
2.Mengikuti latihan relaksasi untuk mengunragi ketegangan otot.
3.Menyediakan obat antinyeri yang dapat dibeli bebas di toko obat.
4.Buatlah catatan harian mengenai sakit kepala anda. Hal ini dapat membantu anda untuk mengenali pencetus, kemudian menghindarinya. Dari catatan ini juga dapat diketahui apakah migrain anda semakin sering atau bertambah berat.
5.Jika anda memperkirakan bahwa migrain yang anda alami mempunyai hubungan depresi atau kecemasan, cobalah minta pertolongan untuk mengatasi depresi dan kecemasan ini. Berkurangnya depresi dan kecemasan terkait dengan berkurangnya frekuensi serangan migrain.
6.Tidur dan istirahat lebih teratur.
7.Hindari asap rokok
8.Biasakan anda dengan pola makan yang tidak teratur.
9.Banyak-banyalah minum air putih.

Perhatian, hubungi dokter anda jika:
1.Sakit kepala anda tidak membaik dalam 1 atau 2 hari, atau anda sering terbangun pada malam hari.
2.Sakit kepala anda semakin hebat atau menjadi lebih sering
3.Timbul gejala baru
4.Ada masalah dengan pengobatan anda
5.Anda mengalami sakit kepala setelah aktifitas fisik, aktifitas seksual, batuk, atau bersin
6.Aktifitas anda terganggu oleh sakit kepala anda (misalnya, anda seringkali harus absen dari pekerjaan atau sekolah).

Segera ke rumah sakit jika …
1.Anda mengalami sakit kepala sangat hebat yang terjadi tiba-tiba yang tampaknya tidak seperti sakit kepala yang pernah anda alami.
2.Anda mengalami demam dan kaku leher
3.Anda mengalami mual dan muntah yang hebat sehingga tidak bisa makan atau minum.
4.Anda mengalami gejala strok, antara lain :
a.Kebas, paralisis, atau kelemahan pada wajah, lengan atau kaki yang tiba-tiba.
b.Merasa pusing dan oyong
c.Perubahan penglihatan yang mendadak
d.Gangguan berbicara atau memahami kalimat sederhana
e.Gangguan berjalan atau berdiri.
(sebagian sumber dicuplik dari www.wartamedika.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar