UNAS atau Ujian Nasional merupakan sebuah momok bagi anak-anak SMA atau SMK. Waktu pertama kali diadakan nilai standart UNAS kira-kira tahun 2000, banyak yang tidak tahu sebenarnya UNAS itu seperti apa. UNAS merupakan suatu nilai tolak ukur untuk kelulusan siswa sisiwi di SMA atau SMK. Kalau dilihat dari sistemnya hampir mirip dengan sistem yang diajarkan di Malaysia dan Singapura. Melalui MENDIKNAS, UNAS telah menjadi suatu batu lompatan untuk menggenjot siswa siswi supaya lebih serius lagi dalam menghadapi era globalisasi.
Setelah terpukul palunya di MK tentang tidak adanya UNAS, banyak dari sekolah-sekolah dari penjuru daerah meyambut senang dengan keputusan tersebut. Dan ada pula yang menolak kenapa UNAS harus ditiadakan. UNAS dengan standart nilai rata-rata yang terlalu tinggi tidak bisa dirterapkan di Indonesia yang katakanlah sistem pendidikannya ada yang jauh dari standart. Mungkin kalau kita teliti lebih dalam lagi, keputusan tentang nilai standart UNAS akan jauh lebih sempurna dengan dukungan fasilitas perbaikan pendidikan di Indonesia. Seperti di daerah terpelosok yang para siswanya hanya beralaskan sandal jepit dan mereka diajar oleh satu atau dua orang guru yang dibilang gajinya sangat sedikit. Kejadian ini mengingatkan kita tentang film “Laskar Pelangi” yang berjuang keras untuk mempertahankan sekolah dan prestasinya daripada harus mengejar nilai kelulusan.
UNAS diskriminatif?, memang diskriminatif. Sekarang kita bisa membayangkan jika seorang siswa dari kelas satu dia sudah mendapat prestasi akademis dan mengharumkan nama sekolah. Kemudian prestasinya lanjut sampai ke kelas dua dan tiga, tiba tiba saja dia tidak lulus UNAS. Yah itu merupakan sebuah dilema bagi siswa yang mendapat perhatian khusus di sekolah. Apakah sebanding antara segudang prestasi yang dia dapat di sekolah dengan tidak lulusnya UNAS gara-gara satu mata pelajaran yang tidak sesuai dengan nilai standart?. Kalau pemerintah hanya “gengsi” dengan negara tetangga yang muridnya lebih pintar dalam hal nilai, kenapa harus mengorbankan berjuta-juta siswa yang di dalam hati mereka sudah berniat untuk ikut pendidikan. Dan jangan heran kalau ada guru yang membantu muridnya untuk lulus ujian dengan memberikan contekan berupa sms, atau ada siswa siswi yang memakai jalan pintas dengan datang ke dukun. Kenapa pelajar pelajar kita yang dulunya intelek menjadi seorang yang melenceng dari ajaran pendidikan yang sesunguhnya karena gara gara UNAS?.
UNAS memang bagus diadakan tapi sistemnya harus diubah. Kelulusan seorang siswa tidak harus pada standart nilai yang ditetapkan, tapi juga ada nilai prestasi dari sekolah. Dan harus ada standart sekolah tentang fasilitas dari bantuan pemerintah, agar sekolah di seluruh Indonesia bisa memiliki standart fasilitas yang memadai. Selain itu juga kesejahteraan guru pun harus diperhatikan. Tapi sepertinya pemerintah lebih fokus ke mata pelajaran yang diujikan untuk UNAS. Kalau memang seperti itu buat apa seorang siswa harus sekolah selama tiga tahun kalau hanya mengejar beberapa mata pelajaran yang akan diujikan. Lebih baik kursus singkat daripada harus sekolah tiga tahun. Bahkan tanpa adanya patokan nilai standart kelulusanpun, sorang siswa sudah bisa membuat nama Indonesia bersinar di dunia internasional. Banyak hasil kreasi anak-anak SMK atau kejeniusan siswa siswi yang lain yang sudah sedikit membantu masalah pelik yang dialami oleh Indonesia. Mungkin dengan adanya keputusan MK ini yang berasal dari suara masyarakat peduli pendidikan agar pemerintah lebih peka lagi perasaannya dalam membuat keputusan yang hanya semata mata untuk bisa bersaing dengan dunia globalisasi. Sebenarnya cara yang lebih baik ada banyak daripada harus membuat siswa siswi stress dan tertekan dalam menghadapi UNAS.
“MAJU TERUS PARA PELAJAR INDONESIA, KEMAMPUAN BUKAN DILIHAT DARI NILAI TAPI DAYA KREATIVITAS DAN SOSIALISASI DALAM MASYARAKAT ADALAH HAL YANG PENTING DALAM PENDIDIKAN”
Sabtu, 28 November 2009
Selasa, 24 November 2009
PACARAN BERLANDASKAN SANDAL JEPIT (SJ)
Kalau kita berbicara tentang pacaran, mungkin terlintas di benak kita seperti apakah pacaran itu sebenarnya. Banyak yang menggangap pacaran itu indah bagaikan terbang melayang, atau dunia seperti milik mereka berdua. Arti dari pacaran sendiri tidak bisa diasumsikan berdasarkan nafsu. Kebanyakan pacaran berdasarkan pada materi dan omong kosong akan perhatian. Ada yang mencari pacar lewat biro jodoh, chating atau melalui teman. Nah sekarang jika diantara kalian sudah pernah berpacaran mungkin terlintas di pikiran kalian, berapa lama sih pacaran bisa bertahan?.
Inilah yang saya maksud dengan SANDAL JEPIT, semua itu memiliki arti sendiri. Ini berdasarkan dari pengalaman teman- teman saya yang sudah pernah berpacaran dan sedang berpacaran. Banyak dari mereka ada persamaan kesimpulan dari melelang buana dalam berpacaran.
SANDAL JEPIT, merupakan salah satu alat untuk membantu dan melindungi kaki kita dari segala mara bahaya dan musibah (weleh malah kayak mau kiamat aja..hee...hee..). SANDAL JEPIT atau lebih singkatnya kita sebut aja SJ biar lebih efisien dan ekonomis. SJ punya sifat khusus yaitu sering berdua aja, kemana mana selalu ikut. Dalam bahasa kerennya aku ke kiri kau ke kanan, aku di atas kau di bawah. SJ sendiri punya kelemahan yaitu waktu bertahan mereka yang kurang lama, seperti tali yang putus atau bahannya sudah mulai berkurang. Nah itu artinya harus ganti SJ baru. Sama seperti pacaran, kadang putus dan harus mencari pacar baru. Kenapa kok seperti itu?(Tanya eh kenapa.....).
Dari sekian teman temanku banyak diantara mereka sudah bertahun tahun berpacaran. Nah itulah kesalahan mereka yang paling fatal. Semakin lama anda berpacaran maka hubungan terputus akan semakin terjadi. Pacaran itu merupakan hanya penjajakan yaitu saling mengenal apa kekurangan dan kelebihan mereka. Tidak jarang pacaran hanya digunakan untuk perbuatan yang tidak senonoh (please this statement dont try at home). Jika masih penjajakan itu berarti makin lama pacaran maka makin tahu seluk beluk masing masing dan itu akan makin membosankan begi mereka berdua. Jika sudah bosan ya udah deh yang tersisa hanya nangis dan marah. Pacaran itu bukan merupakan sebuah perjanjian yang terikat dari kedua belah pihak. Pacaran banyak yang tidak bertahan lama karena mereka tidak punya tanggungan kepada orang tua mereka ataupun kepada diri mereka sendiri. Samakan seperti sifatnya SJ? Kalau udah habis bahan sandalnya maka ya ganti aja.
Nah bagaimana untuk mensiasati agar pacaran itu bisa lancar dan berlenggang menuju jenjang pernikahan. Ini ada beberapa tips, kalau gak percaya ya gak usah diikutin, kalau percaya ya cukup berdoa dan mudah mudahan berhasil...heee..hee...Oke gak usah lama, nih dia tips nya:
1. Banyak banyak lah anda berteman dengan lawan jenis anda, ya maksudnya kalau anda cowok ya banyak berteman dengan cewek dan sebaliknya juga. Yang penting jangan yang sama jenis aja, gak akan berhasil masalahnya. Dengan anda banyak berteman maka pilihan untuk mencari jodoh akan terbuka lebar dan mempersempit area pencarian, gak usah harus luar kota atau luar negeri.
2. Jika anda sudah banyak berteman, pastikan anda berteman dengan waktu yang sangat lama, kalau bisa sesuai dengan umur anda jika mau menikah. Karena dengan anda berteman dengan waktu yang lama, maka anda akan tahu kelebihan dan kekurangan teman anda. Jadi gak sampai bosen kan, toh hanya teman. Kalau pisah pun gak masalah.
3. Kemudian segera temukan jodoh anda, nah disini harus tahu sistemnya biar gak bosen. Usahakan kalau pacaran gak usah lama lama amat yaitu gak perlu sampai tahunan, yang penting menjaga keharmonisan dan hubungan keluarga. Karena kalian sudah berteman dengan waktu yang sangat lama jadi sudah tahu seluk beluk masing masing. Dan gak alasan nantinya akan putus dalam pacaran. Nah dalam status ini usahakan salah satu dari anda sudah mempunyai pekerjaan, biar gak dikira pengangguran oleh kedua keluarga.
4. Trus siap deh menikah, selanjutnya terserah anda.......masa saya harus menjelaskan pas malam pertamanya...gak deh.
Di dalam pacaran jadilah seperti SJ tapi jangan kayak SJ, artinya ambil sifat terbaik dari SJ yaitu kesetiaan dan jangan ambil sifat buruknya yaitu tidak tahan lama. Semua itu juga tidak lepas dari jodoh yang diatur Tuhan, yah kalau memang tips saya di atas kurang manjur mungkin itu bukan jodoh anda kali......Yang penting berdoa dan saling terbuka kejujuran dalam berpacaran, karena kejujuran merupakan salah satu aset penting untuk membentuk pacaran yang sehat dan harmonis. Oke deh gitu aja tipsnya hari ini.......selamat mencoba, awas cewek matre dan cowok playboy, WASPADALAH WASPADALAH.
Inilah yang saya maksud dengan SANDAL JEPIT, semua itu memiliki arti sendiri. Ini berdasarkan dari pengalaman teman- teman saya yang sudah pernah berpacaran dan sedang berpacaran. Banyak dari mereka ada persamaan kesimpulan dari melelang buana dalam berpacaran.
SANDAL JEPIT, merupakan salah satu alat untuk membantu dan melindungi kaki kita dari segala mara bahaya dan musibah (weleh malah kayak mau kiamat aja..hee...hee..). SANDAL JEPIT atau lebih singkatnya kita sebut aja SJ biar lebih efisien dan ekonomis. SJ punya sifat khusus yaitu sering berdua aja, kemana mana selalu ikut. Dalam bahasa kerennya aku ke kiri kau ke kanan, aku di atas kau di bawah. SJ sendiri punya kelemahan yaitu waktu bertahan mereka yang kurang lama, seperti tali yang putus atau bahannya sudah mulai berkurang. Nah itu artinya harus ganti SJ baru. Sama seperti pacaran, kadang putus dan harus mencari pacar baru. Kenapa kok seperti itu?(Tanya eh kenapa.....).
Dari sekian teman temanku banyak diantara mereka sudah bertahun tahun berpacaran. Nah itulah kesalahan mereka yang paling fatal. Semakin lama anda berpacaran maka hubungan terputus akan semakin terjadi. Pacaran itu merupakan hanya penjajakan yaitu saling mengenal apa kekurangan dan kelebihan mereka. Tidak jarang pacaran hanya digunakan untuk perbuatan yang tidak senonoh (please this statement dont try at home). Jika masih penjajakan itu berarti makin lama pacaran maka makin tahu seluk beluk masing masing dan itu akan makin membosankan begi mereka berdua. Jika sudah bosan ya udah deh yang tersisa hanya nangis dan marah. Pacaran itu bukan merupakan sebuah perjanjian yang terikat dari kedua belah pihak. Pacaran banyak yang tidak bertahan lama karena mereka tidak punya tanggungan kepada orang tua mereka ataupun kepada diri mereka sendiri. Samakan seperti sifatnya SJ? Kalau udah habis bahan sandalnya maka ya ganti aja.
Nah bagaimana untuk mensiasati agar pacaran itu bisa lancar dan berlenggang menuju jenjang pernikahan. Ini ada beberapa tips, kalau gak percaya ya gak usah diikutin, kalau percaya ya cukup berdoa dan mudah mudahan berhasil...heee..hee...Oke gak usah lama, nih dia tips nya:
1. Banyak banyak lah anda berteman dengan lawan jenis anda, ya maksudnya kalau anda cowok ya banyak berteman dengan cewek dan sebaliknya juga. Yang penting jangan yang sama jenis aja, gak akan berhasil masalahnya. Dengan anda banyak berteman maka pilihan untuk mencari jodoh akan terbuka lebar dan mempersempit area pencarian, gak usah harus luar kota atau luar negeri.
2. Jika anda sudah banyak berteman, pastikan anda berteman dengan waktu yang sangat lama, kalau bisa sesuai dengan umur anda jika mau menikah. Karena dengan anda berteman dengan waktu yang lama, maka anda akan tahu kelebihan dan kekurangan teman anda. Jadi gak sampai bosen kan, toh hanya teman. Kalau pisah pun gak masalah.
3. Kemudian segera temukan jodoh anda, nah disini harus tahu sistemnya biar gak bosen. Usahakan kalau pacaran gak usah lama lama amat yaitu gak perlu sampai tahunan, yang penting menjaga keharmonisan dan hubungan keluarga. Karena kalian sudah berteman dengan waktu yang sangat lama jadi sudah tahu seluk beluk masing masing. Dan gak alasan nantinya akan putus dalam pacaran. Nah dalam status ini usahakan salah satu dari anda sudah mempunyai pekerjaan, biar gak dikira pengangguran oleh kedua keluarga.
4. Trus siap deh menikah, selanjutnya terserah anda.......masa saya harus menjelaskan pas malam pertamanya...gak deh.
Di dalam pacaran jadilah seperti SJ tapi jangan kayak SJ, artinya ambil sifat terbaik dari SJ yaitu kesetiaan dan jangan ambil sifat buruknya yaitu tidak tahan lama. Semua itu juga tidak lepas dari jodoh yang diatur Tuhan, yah kalau memang tips saya di atas kurang manjur mungkin itu bukan jodoh anda kali......Yang penting berdoa dan saling terbuka kejujuran dalam berpacaran, karena kejujuran merupakan salah satu aset penting untuk membentuk pacaran yang sehat dan harmonis. Oke deh gitu aja tipsnya hari ini.......selamat mencoba, awas cewek matre dan cowok playboy, WASPADALAH WASPADALAH.
Kamis, 19 November 2009
INDAHNYA SEBUAH DESIGN OTODIDAK
Design….design….itulah yang terpikir di dalam benak seorang designer grafis. Dimanapun berada mereka harus dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam membuat sebuah design. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana design itu bisa langsung terpatri di pikiran kita. Mungkin kita harus belajar atau kursus. Adalah salah satu teknik yang paling murah dan bisa kita nikmati sepanjang waktu yaitu otodidak. Otodidak sendiri artinya berusaha sendiri dari sumber sumber yang telah diperoleh. Sistem otodidak sudah banyak diterapkan oleh pengusaha-pengusaha yang sukses dari nol. Mereka yang tidak tahu basic pekerjaannnya, hanya dengan bertanya dan praktek langsung, mereka sudah bisa menciptakan sebuah karya seni yang original.
Design adalah sebuah ilmu yang mencakup banyak elemen termasuk bentuk, warna, keindahan dan kreativitas akan originalnya. Design banyak diimplentasikan di dunia periklanan, majalah dan karya seni. Banyak orang yang terpelajar dalam hal ini yang sudah menerima pendidikan dalam bentuk design grafis. Tidak terlepas dari anak-anak SMA sampai kuliah dan kusus. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak memiliki dana untuk pendidikan dan membeli perlengkapan yang berhubungan dengan design, seperti komputer yang masih dibawah standart untuk design. Ini mudah sekali caranya, mungkin ini hanyalah sebuah cara yang sedikit membantu orang-orang yang kesulitan dalam mendesign:
1.Bacalah buku atau majalah yang berhubungan dengan design, apapun itu bentuknya. Mau koran atau apapun selama itu masih ada designnya,disarankan anda untuk memperhatikan setiap detail design itu.
2.Bermain mencoba dan mencoba. Cobalah design anda dari hal yang simpel dari apa yang anda punya, contoh: foto pribadi, atau pengumuman yang ingin anda tempel di tempat yang telah ditentukan.
3.Pasanglah design anda di daerah yang sering terlihat oleh teman teman anda,contoh:kompueter milik teman, forum website, blog pribadi, dll. Karena ini adalah sebuah elemen penting didalam sebuah design. Sebagus bagusnya design anda jika tidak ada komentar dari seseorang maka design anda hanyalah sebuah gambar yang tidak berguna sama sekali. Dengan adanya komentar, maka anda akan berusaha menutupi kekurangan dari design yang anda buat.
4.Jangan takut untuk menerima job design dari seseorang meskipun itu hanya sebuah undangan atau pengumuman. Karena hanya dengan ini sebuah design anda akan menjadi sebuah pengakuan dari dunia luar.
Yah itulah beberapa tips untuk membuat design secara otodidak. Selanjutnya anda hanya banyak banyaklah bertanya dengan orang yang lebih ahli, mulai dari warna, tata letalk, bentuk, dan krativitas. Indahnya sebuah design otodidak adalah hasilnya merupakan dari penerapan dari emosi anda dari hati. Karena dengan otodidak, anda tidak terbebani oleh waktu. Tidak sama dengan belajar design di pendidikan yang harus dikejar waktu dan berbagai masalah yang kompleks. Itu akan membuat seorang designer tidak bisa fokus dan relax dalam mendesign gambar. Lain halnya dengan otodidak, tanpa tekanan dari orang, design anda akan lebih terfokus dan bisa relax menerapkan sebuah design sesuai dengan hati anda.
Kata terakhir, indahnya sebuah gambar takkan sempurna tanpa elemen kritik dan berani menampilkan bentuk design anda, meskipun menurut anda jelek, belum tentu pendapat orang lain akan sama. Sering-seringlah anda meliaht sebuah design dimanapun anda berada, karena sebuah konsep danm ide muncul dari ini. Semakin banyak anda belajar dan berlatih maka anda akan bisa menyamai seorang designer yang menerima pendidikan tinggi. Sebuah design bisa dipelajari tidak harus dengan komputer, dengan media apapun sebuah design bisa diterapkan dan menjadi karya seni yang berharga.
Design adalah sebuah ilmu yang mencakup banyak elemen termasuk bentuk, warna, keindahan dan kreativitas akan originalnya. Design banyak diimplentasikan di dunia periklanan, majalah dan karya seni. Banyak orang yang terpelajar dalam hal ini yang sudah menerima pendidikan dalam bentuk design grafis. Tidak terlepas dari anak-anak SMA sampai kuliah dan kusus. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak memiliki dana untuk pendidikan dan membeli perlengkapan yang berhubungan dengan design, seperti komputer yang masih dibawah standart untuk design. Ini mudah sekali caranya, mungkin ini hanyalah sebuah cara yang sedikit membantu orang-orang yang kesulitan dalam mendesign:
1.Bacalah buku atau majalah yang berhubungan dengan design, apapun itu bentuknya. Mau koran atau apapun selama itu masih ada designnya,disarankan anda untuk memperhatikan setiap detail design itu.
2.Bermain mencoba dan mencoba. Cobalah design anda dari hal yang simpel dari apa yang anda punya, contoh: foto pribadi, atau pengumuman yang ingin anda tempel di tempat yang telah ditentukan.
3.Pasanglah design anda di daerah yang sering terlihat oleh teman teman anda,contoh:kompueter milik teman, forum website, blog pribadi, dll. Karena ini adalah sebuah elemen penting didalam sebuah design. Sebagus bagusnya design anda jika tidak ada komentar dari seseorang maka design anda hanyalah sebuah gambar yang tidak berguna sama sekali. Dengan adanya komentar, maka anda akan berusaha menutupi kekurangan dari design yang anda buat.
4.Jangan takut untuk menerima job design dari seseorang meskipun itu hanya sebuah undangan atau pengumuman. Karena hanya dengan ini sebuah design anda akan menjadi sebuah pengakuan dari dunia luar.
Yah itulah beberapa tips untuk membuat design secara otodidak. Selanjutnya anda hanya banyak banyaklah bertanya dengan orang yang lebih ahli, mulai dari warna, tata letalk, bentuk, dan krativitas. Indahnya sebuah design otodidak adalah hasilnya merupakan dari penerapan dari emosi anda dari hati. Karena dengan otodidak, anda tidak terbebani oleh waktu. Tidak sama dengan belajar design di pendidikan yang harus dikejar waktu dan berbagai masalah yang kompleks. Itu akan membuat seorang designer tidak bisa fokus dan relax dalam mendesign gambar. Lain halnya dengan otodidak, tanpa tekanan dari orang, design anda akan lebih terfokus dan bisa relax menerapkan sebuah design sesuai dengan hati anda.
Kata terakhir, indahnya sebuah gambar takkan sempurna tanpa elemen kritik dan berani menampilkan bentuk design anda, meskipun menurut anda jelek, belum tentu pendapat orang lain akan sama. Sering-seringlah anda meliaht sebuah design dimanapun anda berada, karena sebuah konsep danm ide muncul dari ini. Semakin banyak anda belajar dan berlatih maka anda akan bisa menyamai seorang designer yang menerima pendidikan tinggi. Sebuah design bisa dipelajari tidak harus dengan komputer, dengan media apapun sebuah design bisa diterapkan dan menjadi karya seni yang berharga.
Langganan:
Komentar (Atom)